Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Pelakunya Tinggi, Kurus, Hitam, Jelek, dan Ompong
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Aksi kejahatan dengan ilmu gendam atau hipnotis terjadi di Denpasar Bali. Menurut saksi korban, pelakunya seorang wanita paruh baya dengan ciri fisik tinggi, kurus, hitam, berwajah jelek, dan ompong.Gambaran pelaku kejahatan dengan ilmu hipnotis ini disampaikan korban Romisah kepada Beritabali.com, hari ini
Umurnya sekitar 30 sampai 40 tahun. Rambutnya pendek, badannya tinggi kurus, kulit hitam, wajahnya jelek, dan ada satu gigi di bagian depan yang ompong, jelas Romisah.Pelaku yang mengaku berasal dari Genteng Banyuwangi Jawa Timur ini, saat beraksi mengendarai sepeda motor Yamaha Mio Soul warna merah dan mengenakan helm merah.
Dia pakai jaket warna merah, baju putih dan celana panjang warna cokelat. Dia ngaku mau cari kos dan menawarkan kerjasama bisnis. Ya saya layani saja karena mau cari kos, kata Romisah.Saat beraksi, pelaku berada di rumah korban selama lima jam lebih dan sempat membeli nasi padang di sekitar rumah korban. Sementara korban Romisah mengaku berada di bawah pengaruh hipnotis selama kurang lebih empat jam.
Waktu itu anggota keluarga saya yang ada di rumah sekitar 10 orang. Tapi semuanya diam saja melihat aksi wanita itu. Semuanya seperti kena hipnotis, nurut saja, ujarnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5941 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4655 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2625 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2280 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan