Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
6 Bulan Telan Dana Rp. 55 M
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Berdasarkan evaluasi Dinas Kesehatan Bali selama periode Januari hingga Juni 2010 pemerintah daerah Bali telah menghabiskan dana mencapai Rp. 55 Milyar untuk program jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) atau jaminan kesehatan gratis bagi masyarakat miskin.
Pada akhir tahun mendatang diperkirakan jumlah dana yang akan dihabiskan pemerintah provinsi Bali untuk pelayanan JKBM diprediksikan mencapai Rp. 150 Milyar.
Kepala Dinas Kesehatan Bali dr. Nyoman Sutedja pada keteranganya di Denpasar, Sabtu (18/9) memperkirakan terdapat sisa dana mencapai Rp. 30 Milyar dari program JKBM. Sebab untuk program JKBM selama 2010 pemerintah mengalokasikan dana mencapai Rp. 181 Milyar.
Namun disisi lain diperkirakan pada 2011 Bali diprediksikan membutuhkan dana lebih besar karena harga obat dan perawatan rumah sakit bagi masyarakat miskin akan mengalami kenaikan.
belum lagi akibat perubahan obat yang harus dibeli, terus kenaikan biaya perawatan di rumah sakit, jadi akan semakin besar kebutuhan dana, tegas dr. Nyoman Sutedja.Sutedja menyampaikan faktor lain yang mendorong meningkatnya kebutuhan dana program JKBM pada tahun mendatang yaitu masukknya kabupaten jembrana dalam program JKBM.
Selain itu jumlah penduduk Bali yang terus bertambah karena migrasi juga turut memicu membengkaknya kebutuhan dana program JKBM pada tahun mendatang. Dimana berdasarkan data Badan Pusat Statistik jumlah penduduk Bali kini telah mencapai 3,9 juta jiwa.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3341 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan