Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Karyawan Hotel Aston Demo PN
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Setelah menolak pembayaran pesangon oleh PT Karya Teknik Hotelindo, puluhan karyawan Hotel Aston Resort & Vila yang masih berstatus karyawan di PT Dewata Royal International (pailit) berdemo ke Pengadilan Negeri Denpasar, pada Senin (11/10).
Para karyawan datang didampingi Ketua DPD SPSI Bali, Wayan Wenen. Kedatangan puluhan karyawan untul menolak tegas ekseskusi paksa hotel Aston Tanjung Benoa.
Menurut mereka, gugatan perlawanan eksekusi di Pengadilan Negeri Denpasar dan peninjauan kembali di Mahkamah Agung atas putusan pailit yang telah dikeluarkan oleh Pengadilan Niaga Surabaya, masih dalam proses.
Puluhan karyawan juga meminta perlindungan hukum kepada Ketua PN untuk menunda proses menangguhkan eksekusi pengosongan dengan adanya gugatan di PN Denpasar dan upaya hukum PK di Mahkamah Agung.
Ketua Pengadilan Negeri Denpasar John Piter yang diminta hadir dalam aksi unjuk rasa, mengungkapkan, tidak bisa mengabulkan permintaan para karyawan.
Ditegaskannya, eksekusi yang akan dilakukan Selasa (12/10) merupakan permintaan dari Pengadilan Niaga Surabaya yang telah melalui proses anmaning.
Sepanjang tidak ada penetapan penundaan dari Pengadilan Niaga Surabaya, eksekusi tetap akan dilanjutkan.
Pemilik baru siap memberikan pesangon kepada para karyawan PT. DRI (Pailit) dan siap menerima kembali sebagai karyawan di PT. Karya Teknik Hotelindo,ungkapnya.
Apabila karyawan menolak penawaran tersebut, pemilik baru juga mengaku tidak mempermasalahkan keputusan para karyawan.
Kalau anda mau bergabung silahkan, kalau tidak juga silahkan, bebernya.
Jon menegaskan kepada para karyawan, agar berpikir lebih jernih lagi, agar tidak masuk lebih dalam lagi menyusul konflik antara PT. DRI dengan Bank Mandiri.
Kasus Hotel Aston Tanjung Benoa sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu, ketika terjadi peralihan kepemilikan antara PT. Dewata Royal Internasional (Pailit) kepada PT. Karya Teknik Hotelindo.
Hotelindo selaku pemilik baru telah membeli Hotel Aston Tanjung Benoa melalui serangkaian proses lelang.
Sebelumnya, Bank Mandiri selaku debitur PT. Dewata Royal Internasional (Pailit) mengajukan gugatan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) terhadap PT. Dewata Royal Internasional (Pailit) melalui Pengadilan Niaga Surabaya.
Pengadilan Niaga Surabaya kemudian menerbitkan putusan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) terhadap PT. DRI (Pailit). Namun karena PT. DRI (Pailit) tidak menyelesaikan kewajiban pembayaran utangnya kepada Bank Mandiri, perusahaan yang dimiliki oleh seorang pengusaha asal Bandung itu kemudian dinyatakan pailit oleh pengadilan niaga. (spy)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan