Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Eksekutif dan Legislatif Rencanakan Perda
Beritabali.com, Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
DPRD Bali dan Pemerintah provinsi Bali mempertimbangkan untuk membuat peraturan daerah (perda) yang mewajibkan hotel dan restaurant di Bali untuk memanfaatkan produk pertanian lokal.
Terutama produk buah-buah lokal. Rencana pembuatan perda ini untuk melindungi komoditas buah lokal dan membantu petani ditengah maraknya buah impor.
Kepala Dinas Perindustrian dan perdagangan Bali Gede Darmaja pada keterangannya di Renon, Jumat (15/10) menyatakan perda untuk pemanfaatan buah lokal tersebut rencananya tidak saja dikhususkan pada komponen pariwisata semata tetapi masyarakat Bali secara umum.
Gede Darmaja menegaskan maraknya hasil pertanian impor terutama buah impor ke Bali karena buah-buah impor tersebut memiliki standar kualitas yang sesuai dengan kebutuhan hotel
Alasan mereka itu standar hotel internasional, tetapi saya sarankan kenapa tidak dikasi campuran, satu buah impor dua buah lokal, ujar Gede Darmaja.
Kepala Dinas Perindustrian dan perdagangan Bali Gede Darmaja mengakui akan melakukan pendekatan terhadap Perhimpunan Hotel dan restauran Indonesia (PHRI) sebelum nantinya membuat kesepakatan bersama dimana nantinya hotel wajib menggunakan buah lokal. (mlt)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5904 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan