Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
16 Rumah Dibakar, 2 Orang Ditembak
Beritabali.com, Lemukih
BERITABALI.COM, BULELENG.
Desa Lemukih di Kecamatan Sawan, Buleleng kembali rusuh, tercatat 16 rumah dibakar hingga ludes dan 2 orang ditembak, satu diantaranya dalam kondisi sekarat dan dirawat secara intensif di RS Kertha Husada Singaraja.
Upaya kesepakatan damai di Desa Lemukih antara Desa Adat Lemukih dengan Warga Pemegang Sertifikat tidak bertahan lama, Jumat (22/10) secara seporadis di Dusun Buah Banjah dan Dusun Nyuh terjadi aksi pembakaran rumah milik para pemegang sertifikat, bahkan dua warga ditembak menggunakan senapan angin.
Baca juga:
30 Tentara Tewas Diserbu Kelompok Bersenjata
Dua warga dari kelompok pemegang sertifikat yang ditembak mengunakan senjata angin itu, Made Sartawan (20) dan Nyoman Bagia yang hanya terserempet peluru senapan angin, sedangkan Sartawan terpaksa dilarikan ke RS Kertha Husada lantaran dua peluru senapan angin bersarang di kepalanya disamping mengalami empat luka tusuk pada bagian pinggang dan patah tulang rahang.
“Dua kali penyerangan terjadi, yang pertama kami bias bertahan, namun selanjutnya datang ratusan orang lagi, hingga kami berupaya menyelamatkan diri dan dalam serangan kedua, keponakan saya Sartawan dikeroyok beberapa orang, ditusuk dipunggung dan kepalanya ditembak, selain itu, keponakan saya itu dihajar hingga tidak sadarkan diri,” ungkap Made Renawa.
Dengan kondisi korban Made Sartawan yang penuh luka tersebut dilakukan evakuasi melalui Desa Sudaji yang bertetangga dengan Desa Lemukih hingga kemudian berhasil dibawa ke Rumah Sakit.
”Saya temukan sudah tergeletak dengan luka-luka seperti itu, saya tidak tahu secara pasti karena berusahan menyelamatkan diri,” ujar Renawa.
Dari berbagai informasi dilokasi peristiwa menyebutkan, sebelum terjadinya aksi penyerangan ke Dusun Nyuh dan Dusun Buah Banjah warga mendengarkan suara kulkul dari pusat Desa, selang beberapa menit terlihat gerombolan orang, hingga terjadi perang terbuka, bahkan disebutkan beberapa kali terdengar letupan senjata dari senapan angin dan beberapa juga mendengar letupan senjata api.
Sementara, korban Made Sartawan yang telah menjalani operasi di RS Kertha Husada Singaraja masih terlihat koma, luka tusuk pada bagian punggung maupun hantaman benda tumpul pada bagian kepala telah ditangani, demikian juga dua peluru yang bersarang di kepala korban dapat dikeluarkan. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6037 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2363 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2252 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan