Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Puluhan Calon Jemaah Haji Terlantar
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sedikitnya, 64 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Lombok telantar di Denpasar. Puluhan calon jemaah haji ini ditipu sebuah perusahaan travel di Kota Mataram, PT. Asia Tour, sekitar lima bulan yang lalu.
Puluhan CJH itu awalnya mendapat tawaran untuk naik haji melalui sebuah perusahaan travel di Kota Mataram yang bernama PT. Asia Tour sekitar lima bulan yang lalu. Tetapi belakangan para CJH ini justru dialihkan menggunakan perusahaan lain bernama PT. Dasa Utama, yang sama-sama beralamat di Kota Mataram. Pengalihan ini terkait mereka tidak bisa melakukan ibadah haji tahun ini karena pelayanan iabadah haji di Mekkah segera ditutup oleh Kerajaan Arab Saudi.
Sebelumnya, mereka dijanjikan untuk berangkat ke tanah suci pada Rabu (26/10) pekan lalu dan terpaksa dibatalkan. Bahkan, puluhan CJH akhirnya diberangkatkan ke Denpasar pada Selasa (2/11) lalu dan rencananya akan langsung diberangkatkan ke Bandara King Abdul Aziz, melalui Qatar terlebih dahulu.
Hanya saja, pada Jumat (5/11) sore, calon jemaah haji itu belum juga diberangkatkan. Pasalnya, perusahaan tersebut mengklaim sedang mengurus visa haji dan sejatinya, mereka akan diberangkatkan sore hari.
Kebanyakan para calon jemaah haji ONH Plus in dari kalangan pengusaha, partai politik dan dokter. Masing masing korbannya mengalami kerugian Rp 60 juta.
Suntaram salah seorang CJH mengaku sangat kecewa dengan pelayanan provider perusahaan. Mereka tidak mengetahui pasti kapan akan diberangkatkan ke tanah suci.
Saya rugi 100 juta batal mengikuti ibadah haji,ungkapnya saat ditemui di Hotel Viking, pada Jumat (05/11).
Dijelaskannya, mereka tidak mengetahui jika keberangkatan mereka ke tanah suci dialihkan dari PT. Asia Tour kepada PT. Dasa Utama. Pasalnya, dari awal, mereka hanya menerima informasi ONH Plus dan melakukan pembayaran ONH Plus melalui PT. Asia Tour.
Seluruh identitas dibawa Direktur Dadang,beber Suntaram. Mereka pun berencana melaporkan kedua provider haji ONH Plus ini ke Polda NTB dan Kementerian Agama. Para CJH ini juga belum bisa memastikan apakah mereka akan kembali ke Lombok apabila mereka gagal menunaikan ibadah haji tahun ini. (Spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2807 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2031 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1978 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun