Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
40 Persen Perusahan Bayar Upah Dibawah UMK
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Berdasarkan data Serikat pekerja Pariwisata Kabupaten Badung Bali, dari sekitar 3000 perusahaan di Kabupaten Badung, tercatat hampir sekitar 40 persen diantaranya belum memenuhi kewajiban untuk memberikan upah sesuai ketetapan upah minimum kabupaten (UMK).
Dimana sebagian besar perusahaan yang tidak memenuhi ketentuan pemberian upah minimum kabupaten adalah perusahaan jasa pariwisata.
Ketua Serikat Pekerja Pariwisata kabupaten Badung Putu Setyawira pada keterangannya di Denpasar, Senin (22/11) menyampaikan cukup banyaknya perusahaan yang belum memberikan upah sesuai upah minimum karena lemahnya pengawasan dari pemerintah.
Selain itu para pekerja juga enggan untuk membentuk asosiasi pekerja sehingga tidak memiliki posisi tawar di mata pengusaha.
Pekerja tidak sadar untuk berserikat sehingga mereka tidak punya posisi tawar , karena tidak punya posisi tawar maka perusahaan seenaknya memberikan upah, ujar Putu Setyawira.
Ketua Serikat Pekerja Pariwisata kabupaten Badung Putu Setyawira menyebutkan besarnya upah minimum kabupaten di Badung selama ini sebesar Rp. 1.110.000.
Namun dalam aplikasinya masih ada perusahaan yang memberikan upah kepada pekerja sebesar Rp. 600.000-Rp.700.000 perbulan.
Setyawira menambahkan mulai tahun depan besarnya upah minimum di kabupaten Badung ditetapkan sebesar Rp. 1.221.000 perbulan. Tetapi dalam aplikasinya perlu pengawasan yang lebih ketat. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan