Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Pertahun Bali Ekspor 500 Ton Beras Merah
Beritabali.com, Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Bali, secara rata-rata pertahun Bali kini melakukan ekspor beras merah mencapai 500 ton. Dimana beras merah yang diekspor ini dalam bentuk kemasan kopi dan teh beras merah.
Produk ekspor beras merah asli Bali ini sangat diminati oleh pasar ekspor di negara Filiphina dan negara Asean lainnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Bali Putra Suryawan pada keteranganya di Renon, Senin (13/12) menyampaikan pada dasarnya permintaan akan ekspor beras merah dari Bali cukup tinggi.
Namun selama ini luas tanaman padi beras merah di Bali hanya sekitar 25 hektar. Dengan tingkat produksi mencapai 5 ton gabah kering giling perhektarnya.
Suryawan menegaskan permasalahannya saat ini yaitu selain permintaan pasar ekspor semakin meningkat, kebutuhan beras merah untuk kebutuhan lokal juga sangat tinggi.
�Untuk memenuhi pasar dalam negeri saja kita sudah kewalahan dan kekurangan, belum lagi permintaan pasar ekspor,� ujar Putra Suryawan.
Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Bali Putra Suryawan menambahkan peningkatan permintaan pasar ekspor terhadap beras merah Bali tidak saja karena berkhasiat bagi kesehatan tetapi juga beras merah Bali telah mengantongi sertifikat go organik.
Menurut rencana pada tahun depan selain mengekspor beras merah, Bali juga akan mulai melakukan ekspor terhadap beras putih organik. (mlt)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3313 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan