Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Kota Denpasar Lakukan Kajian Akademis
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Kota Denpasar memastikan untuk melakukan kajian akademis terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk melakukan moratorium atau penghentian pembangunan hotel. Kebijakan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari rekomendasi kementrian kebudayaan dan pariwisata yang meminta Bali melakukan moratorium karena telah mengalami over supply atau kelebihan kebutuhan jumlah kamar hotel mencapai 9.800 kamar. Apalagi disebutkan jumlah kamar yang lebih tersebut berada di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.
Walikota Denpasar Rai Dharmawijaya Mantra menegaskan kebijakan moratorium sangat diperlukan untuk menghindari adanya perang harga. Sebab perang harga dengan sistem banting harga tentunya akan sangat merugikan pariwisata Bali dan harga pariwisata Bali akan menjadi sangat murah. "Kalau itu memang penuh dan dilakukan moratorium kami juga sangat setuju, agar tidak menimbulkan harga yang murah," ujar Walikota Denpasar.
Walikota Denpasar Rai Dharmawijaya Mantra menambahkan pembatasan juga sangat diperlukan agar terwujud pembangunan pariwisata yang berkelanjutan di denpasar. Belum lagi denpasar saat ini juga harus beban peningkatan jumlah penduduk akibat migrasi sehingga harus diperhitungkan daya dukung dan daya tampung lingkungan.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2283 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2223 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan