Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
2 Hektar Ladang Sayur Gagal Panen
BERITABALI.COM, TABANAN.
Petani sayur di Desa Candikuning, Bedugul, Kecamatan Baturiti gigit jari lantaran dua hektar lahan sayur petani setempat rusak berat. Hal ini disebabkan karena angin kencang, hujan deras dan tertimbun bebatuan dari atas bukit.
Rusaknya sayur petani setempat diakui oleh Klian Dinas banjar Kembang Merta, Dewa Putu Adnyana (18/1). Adnyana mengatakan bebatuan menimbun lahan kebun mereka sejak awal bulan Januari ini.Menurutnya, bebatuan kerap jatuh ketika diterjang hujan deras dari atas bukit. Lantas, bebatuan itu pun terbawa oleh arus sungai. Kebetulan saja, di pinggir sungai, petani menaman sayur.
"Saat air sungai meluap, kerikil dan batu merendam lahan kebun yang berisi sayur,"jelasnya. Akibat rendaman batu itu, sayur para petani menjadi busuk dan petani gagal panen. Karena bebatuan hampir setinggi satu meter merendam sayuran warga, pihaknya berminat menyewa alat berat untuk menyingkirkan bebatuan itu.
Pihaknya berharap pemerintah memperhatikan masalah yang dialami para petani sayur setempat. "Kami mohon pemerintah segera turun dan menanggulangi masalah ini. Kalau tidak cepat ditangani maka lahan petani akan berubah menjadi lahan batu," harapnya."Kami minta segera dibuatkan parit agar batu yang jatuh tidak kemana-mana, danau meluap karena selama ini ada batu yang banyak tertimbun didasar danau," ungkapnya.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan