Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Pembangunan Bali International Park
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah pusat diminta untuk meninjau kembali rencana pembangunan Bali International Park (Taman Internasional Bali) di kawasan Bukit Jimbaran Badung Bali. Apalagi pembangunan Taman tersebut hanya demi pelaksanaan penyelenggaraan Asia Pasifik Economic Cooperation (APEC) Summit 2013. Permintaan tersebut disampaikan Ketua HKTI Bali Prof. Nyoman Suparta disela-sela Musyawarah daerah (Musda) HKTI Bali di Renon (27/1)
Suparta menyatakan alasan pemerintah untuk membangun Taman Bali International Park dengan alasan fasilitas yang ada di Bali saat ini tidak memadai sangat mengada-ada. Belum lagi pembangunan taman seluas 250 hektar tersebut akan semakin memperparah alih fungsi lahan pertanian di Bali.
Suparta berharap pemerintah memaksimalkan fasilitas yang ada saat ini di Bali untuk pelaksanaan APEC Summit. "Dengan tempat yang ada coba lihat dulu, kalau memang betul tidak ada dan mereka mau bangun di kawasan yang sudah dicanangkan untuk itu yang boleh-boleh saja di bangun lagi. Tapi jangan mengambil kawasan persawahan." ujar Prof. Nyoman Suparta.
Suparta berharap pemerintah pusat menghargai kearifan local masyarakat Bali yang telah tertuang dalam rencana tata ruang wilayah provinsi (RTRWP) Bali. Mengingat selama ini pembangunan di Bali sudah amburadul.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2523 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2016 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1944 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1796 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun