Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Program Pemerintah Pusat Sering Mubasir
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengakui cukup banyak program pemerintah pusat yang mubasir atau tidak sesuai dengan kebutuhan daerah. Kondisi tersebut menyebabkan tingginya angka kebocoran dana pembangunan yang dibiayai melalui anggaran pendapatan dan belanja Negara (APBN).Hal disampaikan Made Mangku Pastika pada keteranganya di Renon, Selasa (8/2)
Pastika berharap kedepan pemerintah pusat lebih cermat melihat kebutuhan daerah dan tidak sekedar mengembangkan program nasional. Mengingat selama ini cukup banyak program nasional yang tidak sesuai dengan kebutuhan daerah.
Yang dipakai di Bali berapa duit Negara itu, saya mulai teliti satu-satu dan ketahui satu-satu. Misalnya saya kasi contoh kita perlunya toilet, karena tadi kita gak tahu dan mereka tidak nanya ke kita. Kamu butuh apa? Kan mestinya Tanya dong, tegas Made Mangku Pastika.
Pastika meminta pemerintah pusat menyerap aspirasi daerah dulu sebelum mengembangkan program nasional. Namun Pastika menolak menyebutkan program-program pemerintah pusat yang mubasir di Bali.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan