Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Program Pemerintah Pusat Sering Mubasir
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengakui cukup banyak program pemerintah pusat yang mubasir atau tidak sesuai dengan kebutuhan daerah. Kondisi tersebut menyebabkan tingginya angka kebocoran dana pembangunan yang dibiayai melalui anggaran pendapatan dan belanja Negara (APBN).Hal disampaikan Made Mangku Pastika pada keteranganya di Renon, Selasa (8/2)
Pastika berharap kedepan pemerintah pusat lebih cermat melihat kebutuhan daerah dan tidak sekedar mengembangkan program nasional. Mengingat selama ini cukup banyak program nasional yang tidak sesuai dengan kebutuhan daerah.
Yang dipakai di Bali berapa duit Negara itu, saya mulai teliti satu-satu dan ketahui satu-satu. Misalnya saya kasi contoh kita perlunya toilet, karena tadi kita gak tahu dan mereka tidak nanya ke kita. Kamu butuh apa? Kan mestinya Tanya dong, tegas Made Mangku Pastika.
Pastika meminta pemerintah pusat menyerap aspirasi daerah dulu sebelum mengembangkan program nasional. Namun Pastika menolak menyebutkan program-program pemerintah pusat yang mubasir di Bali.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2730 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2021 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1958 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1798 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun