Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Menpora Ancam Tindak Tegas PSSI
BERITABALI.COM, BADUNG.
Menteri Pemuda dan Olah Raga, Andi Mallarangeng menyatakan, pemerintah hingga saat ini masih menunggu respon dari PSSI, terkait peringatan yang diberikan kepada PSSI sebelumnya. Jika PSSI tidak menggubris peringatan yang diberikan, maka pemerintah akan memberi sanksi tegas sesuai undang-undang yang berlaku.
Hal ini disampaikan Andi di Nusa Dua Bali hari ini (25/2/2011) saat menghadiri pertemuan persiapan Sea Games ke-26 di Palembang dan Jakarta bulan November mendatang.
Peringatan yang sudah diberikan kepada PSSI terkait berbagai persoalan yang ada di tubuh organisasi sepak bola Indonesia itu. Salah satunya adalah peringatan terkait verifikasi pemilihan calon Ketua Umum PSSI, yang menganulir George Toisutta dan Arifin Panigoro sebagai calon Ketua Umum PSSI dalam kongres mendatang.
“Kita sudah menyampaikan peringatan kepada PSSI. Namun hingga kini belum ada respon dari pihak PSSI terkait peringatan yang telah disampaikan.”Jika PSSI tidak juga merespon peringatan yang disampaikan pemerintah, akan ada tindakan atau sanksi tegas dari pemerintah sesuai undang-undang yang berlaku,” tegas Andi tanpa merinci bentuk tindakan atau sanksi yang akan diberikan kepada PSSI.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2376 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1931 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1792 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun