Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
48.900 Ekor Anjing Tereliminasi Selama Setahun
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sedikitnya 48.900 ekor anjing tereliminasi (dibunuh) selama setahun di Kabupaten Buleleng menyusul terjangkitnya penyakit rabies atau anjing gila yang disebabkan gigitan anjing.
[pilihan-redaksi]
Eleminasi terhadap hewan peliharaan anjing oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Buleleng dilakukan merupakan upaya dini agar Virus Rabies tidak menyebar dengan cepat.
"Angka 48.900 ekor anjing dieleminasi pada tahun 2010 lalu, sedangkan pada tahun 2009 ada sekitar 43.000 ekor anjing yang tereleminisi, sehingga populasi anjing saat ini di bulelenhg mencapai 48.800 ekor, eleminasi ini dilakukan bersama warga," ungkap Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Buleleng, I Putu Mertha Jiwa, Rabu (23/3).
Pada tahun 2011 ini, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Buleleng mengurangi upaya eleminasi terhadap sejumlah anjing, langkah yang dilakukan dengan melakukan vaksinasi.
"Program yang kita kedepankan di tahun ini dengan vaksinasi dari rumah ke rumah, bahkan upaya ini sangat efektif dilakukan," papar Mertha Jiwa.
Disisi lain, upaya pencegahan terhadap penyebaran Rabies juga dilakukan dengan sosialisasi untuk merubah perilaku masyarakat dengan mengandangkan anjing serta melakukan vaksinasi secara teratur, bahkan di beberapa Desa Pakraman, masalah anjing berkeliaran telah diatur melalui awig-awig.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 570 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 443 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 431 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan