Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Kawasan Danau Tamblingan Akan Dihutankan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kawasan Danau Tamblingan di kabupaten Buleleng direncanakan akan dihutankan kembali pasca meluapnya air danau yang menenggelamkan puluhan rumah. Termasuk penghutanan kembali 2 hektar luasan kawasan pinggir danau yang telah menjadi kawasan pedesaan.
[pilihan-redaksi]
Kabid Humas Pemerintah Provinsi Bali Ketut Teneng saat ditemui di Renon, Senin (28/3) menjelaskan rencana penghutanan kawasan Danau Tamblingan seiring dengan rencana relokasi 44 kepala keluarga di sekitar danau. Dimana sebelumnya 44 kepala keluarga tersebut hanya nelayan dan pemilik rumpun ikan.
"Karena disana itu memang hutan, yang harus dikembalikan fungsi hutannya itu. Yang sesuangguhnya pada waktu ada mendega (nelayan dan pemilik rumpon) dan segala macam masyarakat disana itu statusnya itu adalah untuk mengawasi ikannya disana, tetapi lama kelamaan menjadi tinggal disana," papar Ketut Teneng.
Kabid Humas Pemerintah Provinsi Bali Ketut Teneng mengakui rencana relokasi 44 kepala keluarga kini masih dalam tahap pembahasan, walaupun sebenarnya ke-44 kepala keluarga tersebut Juru Bicara Pemerintah Provinsi Bali Ketut Teneng tidak memiliki hak meminta ganti rugi.
Sebelumnya berdasarkan data Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Buleleng, sekitar tahun 1980-an cakupan Danau Tamblingan memiliki luas 9,2 km persegi. Kemudian, airnya menyusut hingga luas cakupan Danau Tamblingan tinggal hanya 1,15 km persegi.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2797 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2029 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1971 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun