Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Kapolda Optimis Bali Bebas Aliran NII
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Masuknyak aliran Negara Islam Indonesia (NII) di seluruh Indonesia yang merasuki kaum mahasiswa dengan modus cuci otak, kian meresahkan masyarakat. Namun Kapolda Bali Irjen Pol Hadiatmoko optimis Bali bebas aliran NII.
"Tidak ada gerakan NII yang melakukan aksi cuci otak. Sudah kita antisipasi," tegasnya, di sela - sela peresmian Law Human Rigths Center di Wisma Sabha Renon, Denpasar, pada Jumat (29/4). Jenderal bintang dua ini dengan tegas menyatakan pihaknya sudah melakukan penyelidikan ke sejumlah daerah di Bali. Mantan staff Kapolri ini optimis bahwa Bali bebas dari gerakan NII.
Sekalipun Bali bebas NII bukan berarti pengawasan oleh fungsi intelejen tidak dilakukan. Menurutnya kepolisian terus melakukan pengawasan di setiap pintu masuk ke Bali. "Pintu pelabuhan tetap diawasi agar NII tidak masuk," terangnya.
Selain itu, kepolisian juga telah menjalin kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di Bali guna meredam masuknya NII ke kampus kampus. Senada dikatakan Gubernur Bali, Made Mangku Pastika menyangkut masuknya NII ke Bali. Mantan Kapolda Bali ini mengharakan kepada lapisan masyarakat agar tetap waspada terhadap gerakan tersebut. "Saya menghimbau kepada masyarakat agar terus waspada. Gerakan ini sudah lama ada dan laten," tegas Gubernur asal Gianyar ini.
Mencegah persoalan masuknya NII ke Bali, Gubernur menyerahkan seluruhnya kepada Kapolda Bali sebagai aparat penegak hukum yang berwenang.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3313 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan