Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
75 Persen Guru di Bali Belum S1
Beritabali.com, Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tercatat dari sekitar 48.000 guru di seluruh Bali, hampir 75 persen diantaranya belum menyelesaiakan pendidikan strata sarjana (S1).
Guru-guru dengan pendidikan SMA dan Diploma tersebut sebagian besar mengajar di tingkat SD dan SLTP terutama di daerah pedesaan. Padahal secara aturan serifikasi pendidikan minimal seorang guru di syaratkan S1.
Ketua Komisi IV DPRD Bali Nyoman Parta pada keterangannya di Renon, Jumat (6/5) menyatakan secara umum guru-guru tamatan SMA dan diploma ini tersebar di seluruh sekolah di Bali terutama pada sekolah SD dan SMP. Kondisi ini kini dikhawatirkan akan mempengaruhi kualitas lulusan siswa di Bali.
�Tetapi kan kita tidak bisa mendapatkan kualitas keseluruhan, yang kita ingin capai bagaimana 30 anak di selokal dalam ruangan kelas dia memiliki kemampuan yang rata-rata baik. Itu yang tidak ditemukan, karena guru tidak mampu menemukan potensi anak itu karena keterbatasan yang dia miliki,� ucap Nyoman Parta.
Parta mengakui DPRD Bali dan Pemerintah provinsi Bali kini sedang berencana untuk melakukan verifikasi untuk mengetahui keinginan para guru tamatan SMA dan diploma untuk melanjutkan studi S1. Sebab ada guru yang enggan melanjutkan pendidikan dengan alasan usia dan akomodasi. (mlt)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 818 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 749 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 586 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 388 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 334 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun