Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Rutin Nikmati Spa dan Pijat
BERITABALI.COM, BADUNG.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik mengaku sebagai pecinta pijat. Bahkan ia mengaku sudah menikmati spa sejak masih kanak-kanak.
"One week without massage is problem for me (1 minggu tanpa pijat, masalah bagi saya)," kata Jero Wacik dalam jumpa pers Global Spa Summit di Nusa Dua (16/5/2011).
Pengakuan bahwa dirinya suka dipijat disampaikan Menteri asal Desa Batur Bangli ini di depan puluhan wartawan serta pengusaha spa dari luar negeri. Di sela-sela rutinitasnya yang padat sebagai menteri, Jero Wacik mengaku selalu meluangkan waktu untuk menikmati layanan spa dan pijat.
"Pijat membuat pikiran dan badan menjadi segar kembali," ujar Wacik.
Jero Wacik mengaku sudah senang dipijat sejak masih kanak-kanak.
"Waktu kecil, jika sakit ibu saya selalu membuat 'boreh' (ramuan tradisional) dan kemudian melulurkannya pada tubuh saya disertai pijatan. Itu juga merupakan salah satu bentuk terapi spa warisan nenek moyang," kata Wacik.
Bisnis spa, kata Jero Wacik, merupakan suatu bisnis yang harus mendapat perhatian serius. Bisnis spa merupakan bisnis yang padat lapangan kerja dan berpengaruh pada pengembangan ekonomi yang tinggi.
"Bisnis spa di Indonesia sendiri sangat terkait dengan dunia wisata dan budaya. Setiap daerah di Indonesia punya sejarah tradisi spa yang sudah diwarisi turun temurun. Ramuan 'boreh' dari Bali itu merupakan salah satu contohnya," Kata Wacik.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5226 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3433 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2213 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 938 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan