Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Paket Mencurigakan Gegerkan SPBU Pacung Baturiti
Beritabali.com, Baturiti
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sebuah paket mencurigakan dengan berat kurang lebih 17 kg dibungkus kardus mie diterima pegawai SPBU Pacung, Desa Baturiti, Tabanan, Jumat (10/6 ) pagi sekitar pukul 09.00 Wita.
Paket itu diterima oleh karyawan SPBU Pacung I Made Murdana (30) dari dua orang yakni Adi dan Willy. Kecurigaan pun muncul dari Murdana, karena setelah paket yang berisi tulisan pengirim PT Expres Pahala diterima dan ditandatanganinya, kedua orang yang menyerahkan paket itu langsung kabur menggunakan mobile espas warna silver.
Untuk memastikan isi paket tersebut, Murdana kemudian menelpon Bosnya yang bernama Suweca dan menanyakan apakah ada memesan barang dari PT Expres Pahala seperti yang tertera di luar bungkusan paket mecurigakan itu.
Informasi yang diterima dari Bosnya, ternyata tidak pernah memesan paket tersebut. Karena takut, paket yang awalnya berada di dekat kantor, kemudian ia pindahkan ke jarak yang lebih jauh ke tempat tong sampah.
Karena takut saya tidak berani otak atik paket itu, jelasnya.
Was-was dengan keberadaan paket tersebut ia kemudian melaporkan penerimaan paket itu ke Polisi. Tak berselang lama pihak kepolisian mendatangi TKP. Tampak juga Kapolres Tabanan AKBP AA Made Sudana turun ke TKP.
Beberapa menit kemudian, Tim Gegana Polda Bali tiba di TKP. Guna proses penyelidikan dan pemeriksaan, areal SPBU sempat ditutup beberapa saat. Paket yang mencurigakan itu kemudian dibawa ke tempat aman oleh anggota Gegana Polda Bali.
Setelah dicek dengan alat deteksi Bom, paket itu dinyatakan aman dari bahan peledak. Yang isinya hanya brosur cara pemakaian Pertamax. Paket mencurigakan itu selanjutkan dibawa ke Polda Bali.
Kapolres Tabanan AKBP AA Made Sudana menegaskan pihaknya akan mengecek pengirim dan memintai keterangan apa maksudnya mengirim paket itu dengan tergesa-gesa.
Kami telusuri dari nomor resi pengiriman yang tertera dalam paket itu, jelasnya. Ia mengimbau kepada masyarakat yang akan mengirm barang ke suatu tujuan agar tidak tergesa-gesa sehingga tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2801 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2030 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1973 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun