Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Isu Bom Jelang Vonis Abu Bakar Baasyir
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Panglima Kodam (Pangdam) IX Udayana Mayjend TNI Leonard Louk yakin Bali aman dari ancaman teror bom di 36 titik, menjelang putusan vonis terdakwa Abu Bakar Baasyir. Kendati Bali belum terlihat tanda tanda teror bom, jajaran Kodam Udayana akan terus mengantisipasinya.
“Wilayah Bali masih steril dari pergerakan pelaku terorisme,” tegas Mayjen Leonard di sela–sela coffee morning dengan insan pers di Makodam IX Udayana, pada Selasa (14/6).
Terkait isu bom jelang vonis Abu Bakar Baasyir, Mayjend Leonard belum bisa memastikan apakah Bali menjadi sasaran 36 titik tersebut.
Meski demikian pihaknya telah mengantisipasi dengan membangun kerjasama antar stakeholder di seluruh jajaran aparat keamanan.
Nantinya, Kodam IX Udayana akan terus berkoordinasi aparat keamanan di Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
“Fungsi intelijen akan diefektifkan melalui rapat Komunitas Intelijen Daerah (Kominda),” tegasnya.
Dari pertemuan terbatas itu, diperoleh solusi bahwa kondisi Bali di bawah pengawasan Kodam IX Udayana, steril dari ancaman teror bom.
Mayjend Leonard mengakui bahwa awal persidangan Abu Bakar Baasyir sudah terlihat tanda tanda adanya pergerakan perlawanan dari kelompok teroris.
“Awal persidangan Abu Bakar Baasyir teror-teror seperti itu sudah ada. Meski demikian, kita tidak lengah dan tetap diantisipasi,” urainya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan