Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Dipastikan Tak Bertentangan Dengan Moratorium
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah provinsi Bali telah memberikan rekomendasi terkait pembangunan Bali International Park (BIP) Taman Internasional Bali yang akan digunakan sebagai tempat pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) atau Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik pada 2013 mendatang.
Dimana rekomendasi yang diberikan Gubernur terkait rekomendasi arahan pemanfaatan dan penataan ruang. Hal tersebut diakui Gubernur Bali Made Mangku Pastika pada keteranganya di Renon, Senin (11/7).
Pastika menyatakan yakin rekomendasi yang diberikan terkait pembangunan Bali Internasional Park tidak bertentangan dengan kebijakan moratorium pembangunan hotel di Bali selatan.
“Yang surat edaran kita ke Walikota/bupati bunyinya adalah mengingatkan kepada beliau-beliau itu untuk tidak mengeluarkan ijin baru. Yang penting untuk BIP itu adalah untuk kepentingan APEC, tidak boleh keluar dari itu, saya berbicara kepentingan APEC,” tegas Made Mangku Pastika.
Pastika menegaskan surat rekomendasi tersebut kini telah disampaikan ke pemerintah Kabupaten Badung. Pembangunan BIP kini tinggal menunggu surat-surat perijinan dari pemerintah Kabupaten Badung.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2317 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1930 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1789 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun