Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
2 Desa di Karangasem Jadi Obyek Studi
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dua desa di Kabupaten Karangasem kini menjadi obyek studi atau penelitian terkait masalah gelandangan dan pengemis (gepeng) di Bali. Kedua desa tersebut yaitu desa Pedahan dan Munti Gunung yang selama ini dikenal sebagai daerah asal gelandangan dan pengemis di Bali.
Kepala Dinas Sosial Bali Ketut Susrama ketika ditemui di Renon (8/7) memaparkan studi terhadap kedua desa dilakukan karena selama ini dari sebagian besar gelandangan dan pengemis yang ditangkap mengaku dari kedua daerah tersebut.
Studi atau penelitian ini dilakukan untuk mengetahui secara pasti penyebab mereka menjadi gelandangan dan pengemis.
“Untuk mengetahui apa penyebab, kok mereka terus-terusan menggepeng, apa ada tradisi dan lain sebagainya? Ini sedang diteliti Universitas Undiksa di Singaraja. Jadi kerjasama dengan pemerintah kabupaten Karangasem, nanti dalam dua bulan kedepan, apabila hasilnya sudah pasti ditemukan faktor-faktor penyebabnya, nah ini kita carikan solusi,” papar Ketut Susrama.
Susrama menyebutkan pada dasarnya jumlah gelandangan dan
pengemis di Bali sekitar 100 orang. Hal ini dibuktikan dari beberapa kali dilakukan penertiban yang ditangkap adalah
orang-orang yang sama.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2806 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2031 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1976 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun