Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Lagi, Orok Dibuang di Pantai Petitenget
Denpasar
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kawasan pantai kini menjadi target pembuangan bayi tak berdosa oleh orang tak bertanggung-jawab. Setelah kawasan Pantai Padanggalak, Sanur dikagetkan penemuan orok, muncul kasus serupa di Pantai Petitenget, Kerobokan, Badung.
Sosok orok yang jenis kelaminnya belum diketahui itu dibuang dipinggir pantai dalam kondisi membusuk.
Penemuan orok itu kali pertama diketahui oleh beberapa warga setempat dan melaporkannya kepada seorang satpam yang melaksanakan patroli jalan kaki diseputaran Pantai Petitenget, Kerobokan, Badung, pada Selasa (19/7) sekitar pukul 08.25 Wita. Satpam itu, bernama Melky Sedek Sole (30).
Dari laporkan warga, satpam tersebut diberitahukan bahwa dipinggir pantai ada mayat orok. Ternyata benar, setelah mendekat, satpam melihat didalam air, pinggir pantai ada sesosok benda mirip orok.
“Satpam kemudian memastikan benda tsb dgn cara mengangkat benda tersebut dari dlm air dan ternyata orok,” beber Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Aldi Alfa Farogi, pada Selasa (19/7).
Warga dan petugas kepolisian langsung dibawa ke kamar jenazah RSUP Sanglah. Belum diketahui jelas, berapa usia orok dan jenis kelaminnya karena tim medis RSUP Sanglah masih melakukan visum et revertum.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2963 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2026 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun