Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
317 Napi Kerobokan Bakal Terima Remisi
Beritabali.com, Badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Kerobokan. Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI yang akan jatuh pada tanggal 17 Agustus mendatang, sebanyak 317 napi Lapas Kerobokan diusulkan bakal mendapat remisi.
Kalapas Siswanto saat dihubungi Minggu (7/8/2011) mengaku sudah mengajukan usul kepada Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) terkait nama-nama napi yang bakal mendapat remisi. Dikatakannya, pihaknya mengajukan 317 nama napi Lapas Kerobokan yang menjadi nominasi penerima remisi.
"Ini baru usul, jadi belum tentu semua dapat remisi soalnya yang nentukan pusat," ujarnya saat dihubungi minggu.
Lebih jauh dikatakan Siswanto, ada beberapa kriteria untuk menentukan napi yang layak mendapat pengajuan remisi. Syarat utamanya adalah menjalani hukuman minimal enam bulan terhitung sejak 18 Februari lalu. Selain itu, napi juga harus berkelakuan baik. Dikatakan pula, dari 317 napi yang diusulkan tersebut, siapa yang nantinya akan dapat remisi baru diketahui tanggal 14 atau 15 Agustus mendatang, menyusul dikeluarkanya surat penetapan dari Kemenkum HAM.
Jumlah penghuni Lapas Kerobokan Bali saat ini lebih dari 1.100 orang dan sudah dinyatakan 'overload' atau kelebihan kapasitas daya tampung.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2523 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2016 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1944 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1796 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun