Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Aktif Konser Keliling Indonesia
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Penyanyi Bali I Made Murdita atau yang lebih dikenal dengan Nanoe Biroe kini aktif manggung di sejumlah tempat di Tanah Air. Padahal dulu ia mengaku lebih suka tampil di Bali saja. Ada misi khusus yang dibawanya saat tampil konser membawakan lagu berbahasa Bali di berbagai pelosok tanah air.
"Mulai awal tahun ini (2011) saya sering tampil di luar Bali. Jadwal konser ke luar Pulau Bali untuk tahun ini juga sudah padat," kata Nanoe, saat ditemui di distro miliknya di jalan Diponegoro Denpasar, Senin (8/8/2011).
Sejak awal tahun ini, kata Nanoe, ia sudah pentas di beberapa kota di tanah air mulai di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), Palu, Lampung, hingga Kendari.
"Dulu saya sempat punya pemikiran tidak mau tampil konser di luar Pulau Bali, cukup di Bali saja. Tapi sejak tahun ini saya mulai membuka pikiran dan mau menerima tawaran atau undangan tampil di luar Bali," ujar pria berambut panjang dan gimbal ini.
Nanoe punya alasan tersendiri kenapa ia kini sering tampil di luar Pulau Bali.
"Saat saya pentas di luar Bali saya jadi tahu orang Bali kini sudah ada di mana-mana. Terutama saat saya di Tolae, Palu, Sulawesi. Di sana penonton yang mayoritas orang Bali ikut menyanyikan lagu-lagu saya secara koor (bersama-sama), juga ada 'baduda' (perkumpulan penggemar nanoe biroe) di sana," ujar Nanoe.
Selain untuk mengobati rasa rindu warga Bali di perantauan, ada misi yang lebih penting lagi yang diemban Nanoe saat pentas di luar Bali.
"Waktu saya konser di Tangerang, ada ibu-ibu yang sudah tua ikut nonton sambil membawa anaknya. Kata ibu itu, ia nonton konser karena merindukan Bahasa Bali. Anak-anaknya yang lahir di sana sudah tidak bisa berbahasa Bali. Jadi selain menghibur warga perantauan lewat konser musik, pentas saya di luar Bali juga untuk mengajak generasi muda Bali di perantauan agar tetap ingat dengan seni dan budaya Bali khususnya lewat lagu-lagu berbahasa Bali," ujar pria kelahiran Denpasar 17 November 1982 ini.
Nanoe mengatakan akan terus berupaya menghibur warga Bali di perantauan sebagai salah satu upaya agar budaya Bali khususnya Bahasa Bali tetap lestari. Hingga akhir tahun ini, jadwal manggungnya di luar Bali sudah cukup padat antara lain pentas ke Pulau Kalimantan, kota Makassar, hingga Manado.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2523 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2016 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1944 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1796 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun