Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Remisi, 13 Napi Lapas Kerobokan Bebas
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
13 narapidana Lapas Kerobokan bisa bernafas lega. Di Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke – 66, mereka mendapat remisi dan bisa langsung menghirup udara bebas.
Hal ini menyusul, Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) terkait remisi tersebut sudah turun hari ini (15/8). Tahun ini ada 239 napi yang mendapat remisi.
Remisi yang sudah turun ini hanya untuk napi yang masuk dalam daftar usulan remisi umum sesuai Keputusan Presiden (Keppres) No. 74 Tahun 1999. Yang masuk dalam kategori umum adalah napi yang terlibat kasus tindak pidana umum.
“Ya, yang turun baru remisi umum untuk 226 napi dan 13 remisi bisa langsung bebas,” kata Siswanto, Kalapas Kerobokan, hari ini.
Dikatakan pula, 13 napi yang segara menghirup udara bebas ini adalah merupakan napi yang terlibat kasus ringan yang memang masa hukuman sudah menjelang berakhir, seperti kasus judi togel.
Sementara 76 napi lain yang bakal mendapat remisi khusus sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 28 Tahun 2006, seperti tindak terorisme, narkoba, korupsi, kejahatan terhadap keamanan negara, dan kejahatan HAM berat, serta kejahatan transnasional terorganisasi lainnya belum turun.
“ Untuk remisi khusus sampai saat ini belum kami terima. Nanti kalau sudah, akan kita rilis lagi," janji Siswanto.
Di antara para napi yang mendapat remisi juga terdapat dua perempuan warga Australia yang namanya sudah tak asing lagi. Yaitu Schapelle Corby (34) ratu mariyuana yang divonis 20 tahun karena tertangkap membawa 4,2 kilogram mariyuana atau ganja. Satu lagi adalah salah seorang anggota sindikat penyelundup heroin Bali Nine, Renee Lawrence (35) yang juga divonis 20 tahun.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2305 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2010 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1930 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1788 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun