Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 9 Agustus 2026
Akibat Perubahan Iklim, Produksi Kopi Bali Menurun
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Akibat adanya perubahan iklim, produksi kopi Bali mengalami penurunan antara 40 hingga 50 persen.
Berdasarkan data Dinas Perkebunan Bali, penurunan produksi kopi Arabika di Bali mencapai 55 persen, sementara kopi Robusta mencapai 45 persen. Sebelumnya tingkat produksi kopi di Bali mencapai 3200 ton per tahun untuk kopi Arabika dan 13.000 ton per tahun untuk kopi Robusta.
Kepala Dinas Perkebunan Bali Made Sudartha menyatakan, dampak perubahan iklim telah menyebabkan gugur bunga pada pohon kopi.
“Dampak perubahan iklim menyebabkan pembentukan bunga tidak terjadi, bahkan bunga yang terbentuk tidak mengalami persarian sehingga gugur. Sehingga buah yang jadi itu sejak awal jumlahnya sedikit,” ujar Made Sudartha.
Sudartha menambahkan, akibat penurunan produksi harga kopi di Bali saat ini mengalami kenaikan yang signifikan. Kopi Robusta yang biasanya Rp. 13.000 per kilogram, kini telah mencapai harga Rp. 22.000 per kilogram. Sedangkan untuk kopi arabika sebelumnya hanya Rp. 31.000 perkilogram, saat ini telah menyentuh harga Rp. 57.000 per kilogram.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4426 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1999 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1541 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 997 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 933 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun