Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Jangan Sembarang Foto Turis Berjemur
kuta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Selain untuk berenang dan main surfing atau selancar, turis asing yang berkunjung ke pantai Kuta juga menyempatkan diri untuk berjemur di hamparan pasir pantai. Bagi yang jarang melihat pemandangan turis asing (khususnya turis wanita) berpakaian renang berjemur, maka ini akan menjadi tontonan menarik dan sering menjadi obyek foto. Tapi hati-hati, sembarangan memotret turis berjemur bisa menjadi perkara atau masalah.
"Jangan coba-coba mengambil gambar bule berjemur di Kuta sembarangan tanpa ijin. Jika tamunya kurang berkenan, hal ini bisa jadi perkara," kata Kepala Satgas Pantai Kuta, Gusti Ngurah Tresna, di Kuta belum lama berselang.
Menurut Tresna, tidak semua turis asing senang dirinya difoto. Ini karena mereka ingin berlibur, bersantai di pantai dan tidak mau diganggu.
"Apabila kenyamanan mereka terganggu, akan muncul komplain ( keluhan ) dan mengadu kepada kami di kantor Satgas. Ada yang marah-marah karena difoto sembarangan tanpa ijin,” kata Tresna.
Selain laporan aksi foto turis berjemur tanpa ijin, gangguan keamanan yang terjadi di Pantai Kuta selama ini antara lain pencurian, pelanggaran norma, hingga pelecehan seksual terhadap pengunjung. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Tresna bersama anak buahnya rutin melakukan patroli di sepanjang jalur pantai pada siang hari.
“ Selain Satgas, kami juga berkoordinasi dengan aparat keamanan. Kami merupakan satu payung untuk menjaga keamanan. Kami juga mengajak peran masyarakat untuk ikut menjaga keamanan. Karena keamanan di pantai adalah harga mati, sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi," tegasnya.
Pria yang akrab dipanggil Gung Aji menyatakan, semua tamu di pantai Kuta adalah sama, baik itu wisatawan asing maupun lokal. Jika memperoleh perlakuan yang tidak wajar di lingkungnnya, merupakan kewenangannya untuk menindaklanjuti.
“Keamanan adalah yang paling penting, kalau keamanan sudah tidak terjamin dalam pariwisata, berbagai gangguan akan muncul," tegasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan