Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Pemprov Harus Revitalisasi Tarian Tua
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah provinsi Bali didesak untuk melakukan revitalisasi terhadap kesenian tari tua. Revitalisasi ini bertujuan untuk membangkitkan kembali dan melestarikan kesenian tari yang sudah lama dan jarang dipentaskan. Revitalisasi ini juga bertujuan untuk menghindarkan punahnya kesenian tari tersebut dari masyarakat Bali.
Peneliti Tari dari Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar Prof Wayan Dibia pada keteranganya di Renon, Jumat (26/8) mengungkapkan revitalisasi pada saat ini sangat diperlukan untuk mengingatkan generasi muda akan kesenian tari tua yang memiliki nilai estitika yang tinggi.
“Revitalisasi yang dinamis mestinya, artinya bagaimana kesenian tradisi itu yang hidup pada masa lalu dihidupkan kembali tetapi dicarikan konteks untuk kepentingan masyarakat sekarang, umpamakan pada masa lalu pertunjukkanya sampai satu setengah jam , tapi sekarang diperlukan lima belas menit tanpa menghilangkan esensinya, mengapa tidak?” ujar Prof Wayan Dibia.
Wayan Dibia menyebutkan beberapa jenis tarian yang harus segera di revitalisasi seperti tari Gambung, Calonarang dan Topeng.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan