Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Populasi Babi Bali Menurun Drastis
tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Pembibitan Ternak Dinas Peternakan Bali mencatat, populasi babi Bali mengalami penurunan secara drastis. Bahkan Populasi babi Bali sebagai plasma nuftah saat ini diperkirakan tidak lebih dari 300.000 ekor.
Kepala UPT Pembibitan Ternak Dinas Peternakan Bali Nata Kesuma menyampaikan penurunan populasi babi Bali terjadi ditengah meningkatnya minat masyarakat Bali untuk mengembangbiakan dan memelihara babi jenis lainnya, seperti Landrace, White Large, Duroc dan Hamshare. Apalagi secara ekonomi harga jual dari babi Bali cukup murah.
“Masyarakat memilih babi yang lebih menguntungkan serta ekonomis, mereka masyarakat tidak akan berpikir tentang pelestarian, itu adalah tugas pemerintah dalam rangka pelestarian plasma nuftah (sumberdaya yang memiliki arti ekonomi dan sosial yang sangat penting) itu,” papar Nata Kesuma.
Nata Kesuma mengakui kini pemerintah provinsi Bali sedang mempertimbangkan untuk melakukan pelestarian babi Bali. Kebijakan ini sebagai bentuk proteksi terhadap plasma nutfah dan untuk menjaga ketersediaan babi Bali, mengingat masyarakat masih membutuhkan babi Bali untuk kegiatan upacara)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan