Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Ekstrak Serai Dapur Ampuh Basmi Hama Ulat Bulu
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ledakan populasi hama ulat bulu sempat menjadi kekhawatiran bagi para petani di Bali. Namun kini Peneliti Fakultas Pertanian Universitas Udayana mengembangkan ekstrak/minyak atsiri serai dapur untuk mengatasi serangan hama ulat bulu. Hasil pengujian lapangan menunjukkan biopestisida ekstrak serai dapur tersebut memiliki daya bunuh yang cepat dan ramah terhadap lingkungan.
Peneliti Fakultas Pertanian Universitas Udayana Putu Sudiarta P.hD menyatakan berdasarkan uji lapangan dan laboratorium ekstrak serai dapur memiliki daya bunuh yang kuat dan cepat terhadap hama ulat bulu. Bahkan dengan konsentrasi 0,5 persen kemampuan daya bunuh pada ulat bulu juga cukup efekti
“satu persen itu dapat membunuh seratus persen ulat itu, kemudian karena 100 persen lalu kami turunkan konsentrasinya menjadi 0,5 masih efektif, ketika diturunkan lagi kurang efektif, jadi yang paling efektif 0,5 persen. Dengan konsentrasi 0,5 itu sangat-sangat aman bagi lingkungan sehingga sangat bagus dimanfaatkan untuk biopestisida,”jelasnya.
Putu Sudiarta P.hD menambahkan, dilihat dari kecepatan membunuh, ternyata ekstrak serai dapur mempunyai kecepatan daya bunuh maksimal dalam waktu 6 jam.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5908 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan