Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
932 Hektar Lahan Pertanian di Bali Gagal Panen
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Berdasarkan data Dinas Pertanian Bali tercatat 932 hektar lahan pertanian di Bali mengalami gagal panen akibat kekeringan. Dari jumlah tersebut sebagian besar terdapat di Kabupaten Jembrana dengan luas mencapai lebih dari 770 hektar. Lahan yang mengalami kekeringan tersebut disebabkan oleh keterbatasan pasokan air.
Kepala Dinas Pertanian Bali Putra Suryawan memprediksikan akibat kekeringan, Bali akan mengalami penurunan produksi beras mencapai 1 kuwintal perhektar. Namun khusus untuk lahan pertanian yang mengalami gagal panen kini sedang di usulkan untuk mendapatkan bantuan penanggulangan padi puso
“Dan itu sudah kita usulkan untuk mendapatkan bantuan penanggulangan padi puso, itu besarnya dua juta enam ratus per hektar untuk pengolahan tanah, dan untuk benih dan pupuk akan ditambah lagi satu juta seratus,” tegas Putra Suryawan, Kamis (22/9/2011)
Suryawan mengungkapkan secara rata-rata pada tahun-tahun sebelumnya tingkat produksi beras Bali mencapai 550 ribu ton pertahun. Sementara kebutuhan untuk konsumsi mencapai 429 ribu ton pertahun, sehingga secara umum Bali masih dalam kategori surplus beras.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan