Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
932 Hektar Lahan Pertanian di Bali Gagal Panen
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Berdasarkan data Dinas Pertanian Bali tercatat 932 hektar lahan pertanian di Bali mengalami gagal panen akibat kekeringan. Dari jumlah tersebut sebagian besar terdapat di Kabupaten Jembrana dengan luas mencapai lebih dari 770 hektar. Lahan yang mengalami kekeringan tersebut disebabkan oleh keterbatasan pasokan air.
Kepala Dinas Pertanian Bali Putra Suryawan memprediksikan akibat kekeringan, Bali akan mengalami penurunan produksi beras mencapai 1 kuwintal perhektar. Namun khusus untuk lahan pertanian yang mengalami gagal panen kini sedang di usulkan untuk mendapatkan bantuan penanggulangan padi puso
“Dan itu sudah kita usulkan untuk mendapatkan bantuan penanggulangan padi puso, itu besarnya dua juta enam ratus per hektar untuk pengolahan tanah, dan untuk benih dan pupuk akan ditambah lagi satu juta seratus,” tegas Putra Suryawan, Kamis (22/9/2011)
Suryawan mengungkapkan secara rata-rata pada tahun-tahun sebelumnya tingkat produksi beras Bali mencapai 550 ribu ton pertahun. Sementara kebutuhan untuk konsumsi mencapai 429 ribu ton pertahun, sehingga secara umum Bali masih dalam kategori surplus beras.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun