Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Diterpa Isu Bom dan Flu Burung, Kunjungan Wisatawan Naik 10 Persen
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Dinas Pariwisata Bali melaporkan tingkat kunjungan wisatawan ke Bali selama Januari hingga pertengan Oktober tahun ini mengalami peningkatan mencapai 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan kunjungan ini justru terjadi di tengah aksi terorisme dan penyebaran penyakit menular di Bali seperti rabies dan flu burung.
Kepala Dinas Pariwisata Bali Ida Bagus Subhiksu menyatakan secara rata-rata tingkat kunjungan wisatawan ke Bali mencapai 7000 hingga 8000 wisatawan per hari. Subhiksu mengaku optimis target kunjungan sebesar 2,7 juta wisatawan pada tahun ini akan tercapai.
"Mudah-mudahan sisa bulan ini masih bagus tidak ada gangguan lagi, terorisme atau flu burung lagi. Target 2,7 juta wisatawan, mudah-mudahan tercapai kalau tidak ada gangguan,” kata Ida Bagus Subhiksu.
Subhiksu menegaskan hingga saat ini akibat aksi terorisme dan flu burung serta rabies tidak ada pembatalan kunjungan ke Bali, walaupun
pemerintah Inggris sempat mengeluarkan travel advisory pasca bom Solo. Subhiksu menambahkan, secara keseluruhan jumlah wisatawan yang telah berkunjung ke Bali hingga bulan ini mencapai lebih dari 2 juta wisatawan. (mlt)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3886 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2842 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2042 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1992 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun