Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Bali Lebih Selektif Terima Investasi
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Renon. Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyatakan pemerintah provinsi Bali akan lebih selektif dalam menerima investasi yang masuk ke Bali. Kebijakan ini sebagai upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Bali dan mewujudkan pemerataan pembangunan di Bali.
Hal tersebut disampaikan Made Mangku Pastika pada keteranganya di Renon, Rabu (14/12/2011)
Menurut Pastika, kebijakan selektif dalam menerima investasi yang diberlakukan Bali ke depannya termasuk selektif dalam pemilihan lokasi investasi. Dimana investor diharapkan tidak hanya berinvestasi di wilayah Bali selatan tetapi juga di wilayah Bali utara dan Bali Timur. Hal ini sebagai salah satu upaya untuk melakukan pemerataan pembangunan dan menghapus kesenjangan sosial.
Itulah sebabnya saya bolak-balik mengatakan moratorium, pembangunan hotel-hotel berbintang di wilayah selatan, arahkan mereka ke utara, ke barat, ke timur, ke tengah. Supaya ada pemerataan pembangunan, kemudian kita seleksi betul yang masuk itu,” kata Made Mangku Pastika.
Pastika mengakui telah menyurati Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk mengarahkan investasi tidak lagi ke Bali Selatan. Selain itu investasi yang masuk ke Bali juga harus ramah lingkungan. (mlt)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5941 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2626 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2281 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan