Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Kapolres Minta 5 Anggota CMP Dititip di Bapas Anak
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kapolresta Denpasar Kombes Pol Wayan Sunartha hingga kini belum memberikan sinyal penangguhan penahanan terhadap lima tersangka geng Cewek Macho Performance (CMP) yang tersangkut kasus video kekerasan remaja. Kapolresta menyarankan agar lima tersangka dititip di Bapas (Badan Permasyarakatan) Anak Bali.
Kapolresta Denpasar Kombes Wayan Sunartha mengatakan, aparat kepolisian bisa saja melakukan penangguhan terhadap lima tersangka geng CMP, selagi tidak menyulitkan penyidikan dan pengawasan Polresta Denpasar. Kapolresta sedikit kurang yakin apabila ke lima tersangka bisa berubah sikap selama diberikan penangguhan. Sehingga Kapolresta menyarankan ke lima tersangka dititipkan saja di Bapas Anak.
“Sebaiknya dititip di Bapas dan kita bisa berkoordinasi dengan pihak di sana. Kalau dititip di Bapas, mereka bisa dibina dengan baik. Kalau dititip di rumah, siapa yang bisa menjamin mereka bisa berubah,” ungkapnya. Menanggapi kasus aksi geng motor yang belakangan ini terjadi dan meresahkan, Kombes Sunartha mengatakan, pihaknya sudah melakukan berbagai antisipasi. Hanya saja, Kombes Sunartha mengatakan belum yakin kelompok pemuda yang kerap kumpul dibeberapa ruas jalan pada malam Minggu adalah kelompok geng motor.
“Setahu saya, geng motor itu punya identitas. Kalau yang saya lihat mereka hanya kumpul kumpul sana dan kemudian kebut kebutan,” ungkapnya. Aksi kebut – kebutan di jalan, menurut Kombes Sunartha sudah diantisipasi anggotanya di lapangan. Dengan mengerahkan satu pleton Dalmas setiap malam Minggu. Pengerahan pasukan ini diperuntukkan untuk memecah belah aksi trek trekan kawula muda.
Selama ini katanya, ada kecenderungan bahwa kenakalan remaja dalam tahap meresahkan langsung dilimpahkan ke Polisi. Semestinya semua pihak mencari solusi untuk mengatasi kenakalan remaja belakangan ini. "Polisi itu bukan malaikat. Polisi itu bukan Batman. Harus dicari akar persoalannya. Jangan ada polisi baru bubar, mereka jadi tidak bisa memaknai nilai nilai kehidupan,” ujarnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2257 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2010 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1926 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1786 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun