Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Kapolres Minta 5 Anggota CMP Dititip di Bapas Anak
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kapolresta Denpasar Kombes Pol Wayan Sunartha hingga kini belum memberikan sinyal penangguhan penahanan terhadap lima tersangka geng Cewek Macho Performance (CMP) yang tersangkut kasus video kekerasan remaja. Kapolresta menyarankan agar lima tersangka dititip di Bapas (Badan Permasyarakatan) Anak Bali.
Kapolresta Denpasar Kombes Wayan Sunartha mengatakan, aparat kepolisian bisa saja melakukan penangguhan terhadap lima tersangka geng CMP, selagi tidak menyulitkan penyidikan dan pengawasan Polresta Denpasar. Kapolresta sedikit kurang yakin apabila ke lima tersangka bisa berubah sikap selama diberikan penangguhan. Sehingga Kapolresta menyarankan ke lima tersangka dititipkan saja di Bapas Anak.
“Sebaiknya dititip di Bapas dan kita bisa berkoordinasi dengan pihak di sana. Kalau dititip di Bapas, mereka bisa dibina dengan baik. Kalau dititip di rumah, siapa yang bisa menjamin mereka bisa berubah,” ungkapnya. Menanggapi kasus aksi geng motor yang belakangan ini terjadi dan meresahkan, Kombes Sunartha mengatakan, pihaknya sudah melakukan berbagai antisipasi. Hanya saja, Kombes Sunartha mengatakan belum yakin kelompok pemuda yang kerap kumpul dibeberapa ruas jalan pada malam Minggu adalah kelompok geng motor.
“Setahu saya, geng motor itu punya identitas. Kalau yang saya lihat mereka hanya kumpul kumpul sana dan kemudian kebut kebutan,” ungkapnya. Aksi kebut – kebutan di jalan, menurut Kombes Sunartha sudah diantisipasi anggotanya di lapangan. Dengan mengerahkan satu pleton Dalmas setiap malam Minggu. Pengerahan pasukan ini diperuntukkan untuk memecah belah aksi trek trekan kawula muda.
Selama ini katanya, ada kecenderungan bahwa kenakalan remaja dalam tahap meresahkan langsung dilimpahkan ke Polisi. Semestinya semua pihak mencari solusi untuk mengatasi kenakalan remaja belakangan ini. "Polisi itu bukan malaikat. Polisi itu bukan Batman. Harus dicari akar persoalannya. Jangan ada polisi baru bubar, mereka jadi tidak bisa memaknai nilai nilai kehidupan,” ujarnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan