Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Tanpa Laporan, Kunker DPRD Bali Dipertanyakan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Warga mempertanyakan kegiatan kunjungan kerja keluar daerah anggota DPRD Bali karena tidak pernah ada laporan pertanggungjawaban kepada rakyat. "Kegiatan kunjungan kerja anggota Dewan terutama keluar daerah nyaris tidak ada laporan pertanggungjawaban kepada masyarakat. Apa benar mereka kunjungan kerja atau berdalih studi banding untuk kepentingan pembangunan Bali?," kata Ketua Lembaga Kajian Masalah Sosial (LKMS) Bali Lanang Sudira di Denpasar (14/2/2012).
"wakil rakyat yang duduk di DPRD Bali sering sekali melakukan kunjungan kerja maupun studi banding keluar daerah, namun laporannya tidak pernah diketahui masyarakat. Padahal biaya yang digunakan adalah dari dana APBD yang notabene adalah uang rakyat. Semestinya sekecil apa pun yang dilakukan anggota Dewan harus rakyat mengetahui,"imbuhnya.
Lanang mengatakan, studi banding yang dilakukan terkesan seenaknya dan dipaksakan dengan tujuan ke daerah-daerah tertentu. Padahal daerah yang dituju sama sekali tidak ada kaitannya dengan materi yang harus dibandingkan dengan perda yang akan dibuat," kata Sudira.
Lanang memberi contoh kerja Panitia Khusus Penyempurnaan Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) Bali yang kembali melakukan konsolidasi ke Jakarta telah berangkat Selasa (14/2/2012). Padahal pada Senin (13/2) saat Aliansi Masyarakat Bali (AMB) mendatangi DPRD sudah sepakat tidak akan ada penyempurnaan maupun revisi Perda Nomor 16 tahun 2009 tentang RTRWP Bali. "Mengapa justru Dewan lagi ke Jakarta dengan alasan konsolidasi ke pusat. Apa mereka sekadar jalan-jalan," sindir Sudira. Kelakuan anggota Dewan untuk bepergian keluar daerah,papar Lanang, bahkan ada menggunakan joki.
"Informasi itu kami dapatkan dari staf pegawai DPRD. Sikap Dewan seperti ini sangat memalukan. Yang semestinya menjadi dewan yang terhormat, justru memberikan kesempatan kepada orang-orang yang tidak pantas berpergian, seperti para joki itu," kata pria asal Kabupaten Gianyar ini. Untuk ke depan, kata Lanang, masyarakat Bali diminta lebih selektif untuk memilih wakil-wakil rakyat yang akan duduk di legislatif.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3882 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2701 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2018 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1954 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun