Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Rusuh Lapas, Napi Minta KPLP Dicopot
Kerusuhan yang terjadi di Lembaga Pemasyarakat (LP) Denpasar, Kamis (23/2/2012) kemarin, mulai berangsur-angsur mereda. Bahkan, antara pihak Kementerian Hukum dan Ham sudah dapat berdialog dangan para napi.
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kerusuhan yang terjadi di Lembaga Pemasyarakat (LP) Denpasar, Kamis (23/2/2012) kemarin, mulai berangsur-angsur mereda. Bahkan, antara pihak Kementerian Hukum dan Ham sudah dapat berdialog dangan para napi. Dari hasil pertemuan itu, mulai terkuak titik terang dari awal mula terjadinya kerusuhan. Menurut Dirjen Pemasyarakatan, Sihabudin yang ditemui usai berdialog dangan para napi, pada intinya para napi meminta agar KPLP Anang Khuzaini dicopot dari jabatanya.
"Kami berdialog dengan perawakilan napi, dan pada umumnya mereka meminta agar KPLP diganti," ujarnya. Dijelaskannya, napi menuntut KPLP diganti karena dianggap telah melakukan tindakan diskriminasi terkait masalah pelayanan kesehatan didalam Lapas. "Kalau untuk KPLP napi hanya mengganggap tidak adil," tegasnya.
Lantas apakah permintaan napi itu akan dipenuhi? Tentang ini Sihabudin tidak bisa menjawab dengan pasti. Dia hanya mengatakan pihaknya masih akan menelusuri dan mengecek kebenaranya. "Yang jelas dengan adanya kasus ini, bukan hanya KPLP yang akan kita dievaluasi, Kalapas pun mungkin akan kita lihat," kata Sihabidin.
Sihabudin juga mengatakan kalau para napi juga menuntut perbaikan sistem di Lapas. Namum sistem seperti apa yang dimaksud, Sihabudin belum bisa menjawab. "Ya kita akan evaluasi seluruhnya. dan soal Kalapas, kasih lah dia kesempatan untuk melakukan konsulidasi, kan dia baru sekitar 3 bulan menjabat disini, jadi jangan sampai dia shock," tandasnya.
Sementara Ketua Komisi I DPRD Propinsi Bali I Made Arjaya yang ikut bersama rombongan mengatakan, situasi didalam sudah cukup kondosif. Bahkan para napi sempat meminta maaf atas terjadinya insiden tersebut. "Pada intinya mereka minta maaf atas kejadian ini. Mereka mengaku melakukan tidakan anarkis karena merasa terprovokasi," tandasnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan