Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Pemilik Villa Bodong Diminta Segera Lakukan Pembongkaran
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Kabupaten Badung meminta pemilik villa bodong atau villa yang tidak memiliki ijin untuk segera melakukan pembongkaran bangunan. Berdasarkan data pemerintah kabupaten Badung di Badung saat ini terdapat sekitar 300 villa yang berdiri tidak memiliki ijin.
Wakil Bupati Badung Ketut Sudikerta ketika ditemui beritabali.com di Renon menyatakan pemerintah kabupaen Badung tidak lagi memberikan ijin pemutihan karena masa pemutihan ijin sudah habis masa waktunya. Apalagi lokasi bangunan villa tersebut berdiri diatas lahan yang tidak sesuai perntukannya sesuai dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW)
“Sesuai dengan ketentuan tata ruang sehingga tidak bisa diberikan ijin pemutihan karena ijin pemutihan sudah selesai, sudah habis masa waktunya, selanjutnya kita minta pemiliknya melakukan pembongkaran, tengat waktu itu telah diberikan oleh tim yustisi kita berupa peringatan pertama, peringatan kedua, ketiga baru diambil langkah seperti apa yang dilakukan terhadap masalah Batu Belig,” jelas Ketut Sudikerta, hari ini.
Sudikerta menegaskan maraknya kemunculan villa bodong selama ini karena ketidakpahaman pemilik villa dalam pengurusan perijinan. Sebelumnya jumlah villa bodong di kabupaten Badung diperkirakan mencapai sekitar seribu villa. Namun sebagian diantaranya melakukan proses pengurusan ijin setelah adanya proses penertiban dan sidak oleh tim yustisi pemerintah kabupaten Badung.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan