Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Serangan Tomcat Baru Terdeteksi di Buleleng dan Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Data Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali menyebutkan, hingga saat ini baru 2 kabupaten di Bali yang melaporkan adanya serangan serangga tomcat terhadap manusia. Warga diminta tidak resah karena serangga tomcat sejatinya tidak agresif dan merupakan sahabat petani.
"Hingga saat ini kita baru mendeteksi serangan serangga Tomcat di dua kabupaten yakni Kota Denpasar dan Kabupaten Buleleng. Sementara yang di Jimbaran itu (Badung) negatif, karena di sana tidak ditemukan habitat tomcat. Orang yang di Jimbaran itu kemungkinan terkena herpes karena gejalanya sama dengan serangan racun tomcat," jelas Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Bali, Made Putra Suryawan, di Denpasar, hari ini.
Di Bali, kata Putra, serangga Tomcat sudah ada sejak dulu dan umumnya hidup di area persawahan. "Di Bali Tomcat disebut dengan 'Cecopet'. Ukurannya tidak besar, yakni antara 7 hingga 10 milimeter. Serangga ini ada di hampir seluruh Bali,"kata Putra. Made Putra meminta agar warga atau petani tidak resah terkait maraknya berita serangan tomcat saat ini.
"Serangga ini hampir di seluruh Bali ada, karena merupakan predator alami hama wereng. Jadi warga jangan resah, tomcat ini temannya petani, pemangsa telur hama wereng, dimana 1 tomcat bisa makan puluhan telur hama wereng, sangat bagus untuk pemberantasan hama," paparnya.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2629 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2282 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan