Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
20 Persen Masyarakat Bali Alami Depresi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sekitar 20 persen dari 3,9 juta penduduk Bali mengalami depresi. Indikator tingkat depresi masyarakat Bali tersebut ditandai dengan mudah terjadinya perkelahian antar kelompok di Bali. Indikator lainnya adalah meningkatnya peredaraan narkotika di Bali.
Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli dr. Made Sugiharta Yasa pada keteranganya di Renon, (17/4/2012) menyebutkan indicator lain sebagai bukti meningkatnya tingkat depresi masyarakat Bali ditunjukkan dengan meningkatnya kunjungan masyarakat ke café atau tempat hiburan lainnya untuk melepas stress.
Bukti lainnya juga terlihat dengan semakin meningkatnya masyarakat Bali yang mengkonsumsi minuman penambah stamina. beberapa minuman berenergi itu laku keras , itu menunjukkan orang defresi , karena gejala defresi ringan dia lemah , tidak bertenaga, tidak bergairah , dengan minum minuman berenergi dia ada semangat” jelas dr. Made Sugiharta Yasa.
Sugiharta Yasa menambahkan tingkat depresi yang paling sering terlihat selama ini di kalangan masyarakat Bali adalah meningkatnya tingkat kecemasan. Sehingga tidak jarang untuk mengatasi kecemasan yang berlebihan masyarakat meluapkanya melalui minum-minuman beralkohol.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3318 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan