Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Pesta Kesenian Bali Perlu Dievaluasi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB) tahun ini telah memasuki tahun yang ke-34 Kalangan DPRD Bali meminta agar PKB dievaluasi. "Kami harapkan Gubernur Bali agar melakukan evaluasi, supaya pelaksanaan pesta seni dan budaya tahunan tersebut sehingga ke depannya lebih baik dan kembali pada kitahnya semula," kata Tjokorda Raka Kerthiyasa, anggota Komisi IV DPRD Bali di Denpasar, (19/6/2012).
Ia mengatakan, banyak seniman merasa kecewa pada pawai PKB ke-34 di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Kota Denpasar."Harapan para seniman yang datang dari kabupaten dan kota di Pulau Dewata waktu itu dapat maksimal menunjukan seninya.
Tapi waktu itu hanya sesaat, bahkan para seniman itu oleh petugas digiring untuk cepat-cepat bergeser dari panggung utama yang disaksikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan konsulat negara-negara sahabat.
Semestinya pihak panitia memberikan porsi lebih terhadap kesenian yang mulai langka di Pulau Dewata untuk menunjukan kebolehannya di depan panggung kehormatan tersebut," ujarnya.
Kepala Dinas Kebudayaan Bali Ketut Suastika sependapat harus ada evaluasi demi kemajuan dan perbaikan ke depannya.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3874 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2088 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2008 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1920 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1783 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun