Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
39 Napi Kerobokan Positif HIV
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Lembaga Pemasyarakat (LP) Kerobokan, Denpasar nampaknya menjadi salah satu Lapas yang banyak menampung narapidana narkoba pengidap HIV. Data dari tim dokter Lapas Kerobokan, saat ini terdapat 39 napi penderita HIV dan 12 diantaranya positif AIDS. Dengan adanya temuan itu, petugas Lapas kini berusaha memutus penyebaran HIV dari napi penderita tersebut kepada napi lainnya. Berbagai cara telah ditempuh termasuk kerja sama dengan beberapa LSM dan juga Rumah Sakit Umum.
"Kita terus lakukan sosialisasi dengan para napi terkait pencegahan HIV supaya tidak menular," ujar dokter Lapas Kerobokan, AA Hartawan usai pertemuan dengan Sekretaris Dirjenpas di Lapas Kerobokan, Senin (6/8).
Dikatakan pula, tidak ada sel kusus buat para penderita HIV. Mereka tetap berada satu sel dengan napi lain. "Sebagian besar napi tertular HIV melalui jarum suntik. Tapi ada juga yang ditemukan tertular melalui hubungan badan," jelas Hartawan.
Meski begitu, Hartawan menegaskan para penderita HIV di dalam Lapas Kerobokan mendapat penyakit tersebut ketika berada di luar. Belum ditemukan adanya kasus penularan HIV dalam Lapas. Jika dilihat presentase penderita HIV dengan penghuni Lapas, kondisi ini masih belum mengkhawatirkan.
"Karena masih dibawa 5 persen dari 900 lebih penghuni, jadi belum bisa disebut menghawatirkan. Tapi sosialisasi tetap kita lakukan," tandasnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7740 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5629 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan