Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Berbagi Pengetahuan Alkohol
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Setelah 3 warga Bangli, kini giliran 2 warga Denpasar tewas keracunan setelah menggelar pesta arak yang diduga tercampur methanol. Dengan demikian, dalam bulan ini sudah 5 orang tewas akibat keracunan arak. Mixologist Ngurah Udayana menyarankan perlunya ada sosialisasi tentang alkohol agar peristiwa ini tidak terulang di kemudian hari.
"Perlu ada penyuluhan secara kontinyu tentang alkohol, mulai tingkat produsen arak Bali, distributor, hingga pengguna atau konsumennya,"ujar Ngurah Udayana, mixologist (ahli mencampur minuman alkohol dan non alkohol), di Denpasar (10/9/2012).
Perbincangan tentang alkohol, kata Ngurah, selama ini dianggap tabu. Jarang sekali ada sosialisasi atau seminar terkait alkohol. "Kenapa tidak disharing (dibagi) saja teori tentang alkohol, pengetahuan tentang alkohol itu perlu agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kasus keracunan arak ini,"ujar juara kompetisi bartender tingkat dunia ini.
Arak Bali yang dituding sebagai penyebab tewasnya warga, jelas Ngurah, berbahan dasar alami dari alam. "Arak Bali aman untuk dikonsumsi semasih tidak dicampur dengan bahan kimia methanol, tapi kalau sudah dicampur dengan methanol akan sangat berbahaya. Mencampur arak dengan methanol tidak dianjurkan karena sangat berbahaya sekali,"jelas Ngurah.
Di luar negeri, kata Ngurah, ada minuman keras yang kadar alkoholnya 75 hingga 80 persen. Tapi karena bahan dasarnya alami, minuman itu masih aman untuk dikonsumsi. "Minuman dengan kandungan 75 persen alkohol jenis ethanol seperti minuman jenis Rum, itu tidak masalah untuk dikonsumsi, asal tidak dicampur-campur.
Untuk kedepan sosialisasikan ke berbagai pihak, mari kita kupas apa sih alkohol itu, agar tidak terjadi lagi kasus tewas akibat keracunan arak,"ujarnya.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2822 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2038 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1986 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun