Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Ada Hubungan Emosional Antara Sandhi Murti dan Budaya Kuno Bulgaria
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sandhi Murti mulai masuk ke Bulgaria sejak tahun 1997 silam. Sandhi Murti bisa diterima dan berkembang pesat di Bulgaria karena terdapat hubungan emosional antara Sandhi Murti yang merupakan kearifan lokal masyarakat Bali, dengan kearifan lokal yang pernah dimiliki leluhur masyarakat Bulgaria tempo dulu.
Menurut Ketua Sandhi Murti Bulgaria, Mincho Slavov, ajaran Sandhi Murti pertama kali masuk Bulgaria sejak tahun 1997 silam. Sandhi Murti diperkenalkan pertama kali di Bulgaria oleh dua orang warga Bulgaria. “Sandhi Murti pertama kali masuk Bulgaria pada tahun 1997 silam. Dibawa pertama kali oleh dua orang warga Bulgaria dari Bali. Salah satunya bernama Stoyan Radev,” jelas Mincho, usai latihan di Kota Sofia (22/7/2012).
Dua orang Bulgaria yang memperkenalkan Sandhi Murti ke Bulgaria ini awalnya datang ke Bali untuk mempelajari tari Bali. “Mereka kemudian juga belajar ilmu beladiri dan kebatinan Sandhi Murti di Bali dan kemudian menyebarluaskannya di Bulgaria dan juga di negara-negara Eropa lainnya,” jelas Mincho yang berprofesi sebagai psikolog ini.
Sejak mulai diperkenalkan di Bulgaria tahun 1997 silam, anggota Sandhi Murti kini sudah tersebar di berbagai kota di Bulgaria seperti Sofia, Burgas, Varna, Plovdiv, Samokov, dan kota-kota lainya di Bulgaria. “Kini jumlah anggota di Bulgaria sendiri mencapai 1.000 orang. Jumlah ini akan terus bertambah karena masih ada calon anggota yang akan mendaftar dan ikut upacara penerimaan,”ujar Mincho.
Mincho Slavov menambahkan, Sandhi Murti bisa diterima masyarakat luas Bulgaria karena beberapa factor. Salah satunya adalah karena adanya kemiripan antara nilai-nilai kearifan lokal Bali yang diajarkan di Sandhi Murti, dengan nilai-nilai kearifan lokal yang dimiliki para leluhur masyarakat Bulgaria Kuno tempo dulu.
“Dulu para tetua, para leluhur kami di sini di Bulgaria, memiliki nilai-nilai kearifan lokal yang hamper mirip dengan nilai-nilai kearifan lokal yang diajarkan di Sandhi Murti. Karena situasi dan kondisi di Bulgaria, sekian lama nilai-nilai lokal warisan leluhur kami itu hilang dan akhirnya kami temukan kembali di Bali, lewat ajaran Sandhi Murti ini,”papar Mincho.
Setelah masuk dan diperkenalkan di Bulgaria sejak tahun 1997 silam, kini Sandhi Murti terus berkembang pesat di wilayah Bulgaria dan wilayah lainnya di Eropa. Ikatan emosional dan histories yang kuat, membuat ajaran Sandhi Murti mudah diterima di Bulgaria oleh berbagai lapisan masyarakat setempat.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan