Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
INTI Bali Peduli
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Aksi sosial sebagai perhatian dan kepedulian terhadap warga atau nyama Bali yang menjadi korban penyerangan di desa Balinuraga, Lampung, terus berlanjut. Kali ini kepedulian datang dari Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Bali, yang secara khusus mengadakan acara pengumpulan dana, Minggu (4/11/2012).
Acara penggalian dana ini dilakukan sembari makan siang. Para dermawan dari komunitas Pengusaha Tionghoa dan koleganya menunjukkan simpati dengan spontan turut menyampaikan sumbangan.
Ketua PD INTI Bali, Cahaya Wirawan Hadi didampingi Ir. Frans Bambang Siswanto, MM (Ketua Dewan Pembina), Prof. Dr. Ir. Sulistyawati, MM, M.Mis (Ketua Dewan Pakar), dan Tjok Gde Atmaja, S.H., MH (anggota dewan pembina) secara bergantian menyampaikan dorongan kepada undangan yang hadir untuk turut berbagi. Frans Bambang Siswanto menyatakan, apa yang dilakukan INTI Bali dengan menggalang bantuan bagi Nyama Bali di desa Balinuraga,sebagai bentuk persaudaraan dan sudah selayaknya saling membantu.
Ketua PD INTI Bali, Cahaya Wirawan Hadi didampingi sekretaris Sudiarta Indrajaya menyatakan, gerakan kepedulian untuk warga Bali di desa Balinuraga ini akan terus berlanjut. Rencananya, sumbangan yang terkumpul akan disampaikan langsung, menunggu rencana keberangkatan ke lokasi bersama Posko Keprihatihan peristiwa Lampung.
Dalam waktu satu jam sejak penggalangan dana dibuka, terkumpul dana mencapai Rp 504.000.000 atau setengah milyar lebih. Dana tersebut disumbangkan secara spontan bukan hanya oleh pengurus dan donatur dari INTI Bali, namun ada juga dari simpatisan lain termasuk dari Pemuda Panca Marga, perorangan dan badan usaha.
"Semua dana yang terkumpul akan disampaikan utuh, tidak dipotong sepeser pun, sekalipun untuk biaya keberangkatan," demikian Sudiarta Indrajaya. Sejak awal pembentukannya, INTI Bali sudah komitmen melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan dengan semangat Kebajikan dan Keperwiraan.
Bahkan saat wadah ini belum ada, melalui Himpunan Pengusaha Bali, sudah memulai dengan melakukan aksi peduli cinta Tanah Air saat Indonesia dilanda krisis moneter tahun 1998.
Ketika terjadi Tsunami Aceh, Himpunan Pengusaha Bali langsung menyumbang satu unit mobil ambulans. Beragam kegiatan sosial sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat terus digalang hingga INTI Bali dibentuk. Misalnya saja dengan menyumbang 25 cubang air untuk masyarakat di Karangasem. Begitupun ketika terjadi bencana Gunung Merapi, dermawan melalui wadah INTI menyampaikan sumbangan secara langsung. "Itu semua dilakukan tanpa memandang latar belakang etnis, melainkan lebih karena kita ingin menunjukkan semangat nasionalisme dan kebajikan.
Kita semua bersaudara, satu bangsa. Terlebih lagi apa yang terjadi di Lampung menimpa saudara kandung kami, saudara yang dilahirkan dari rahim Ibu yang sama, Ibu pertiwi pulau Bali," ujar Frans Bambang Siswanto.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan