Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Pemerintah Diminta Ungkap Provokator di Lampung
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Bali Wayan Sudirtha berharap pemerintah tidak gagal dalam mengungkap provokator kasus tragedi Bali Nuraga Lampung. Hal tersebut disampaikan Wayan Sudirtha saat ditemui beritabali.com di Renon (04/11/2012)
Menurut Sudirtha, jika pemerintah gagal mengungkap provokator kasus tragedi Bali Nuraga, maka kasus yang sama akan terus terulang di berbagai daerah di Indonesia.
Apalagi kasus Bali Nuraga terjadi berawal dari adanya isu pelecehan seksual yang tidak dapat dibuktikan kebenarannya. “Karena saya tidak yakin orang Lampung,orang Bali yang bersaudara itu bisa bentrok fisik begini kalau bukan karena provokator.
Orang Lampung dan orang Bali adalah korban, ini harus cepat diluruskan. Sebab isu seperti ini sudah ada di mana-mana, informasi yang saya dapat dari anggota DPD Lampung ini tidak ada, tidak benar,” ujar Wayan Sudirtha. Sudirtha menegaskan berulang-ulangnya kasus bentrok antar kelompok masyarakat di berbagai daerah di Indonesia menunjukkan bahwa pemerintah gagal dalam memberikan perlindungan kepada warganya.
Apalagi dalam kasus Lampung, kasus penyerangan terjadi hingga dua kali dan tanpa ada upaya antisipasi dari pihak keamanan.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6013 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2343 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2243 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan