Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Lagu-lagu Leo Kristi Dilombakan di Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Lagu-lagu musikus senior Leo Kristi yang terkumpul dalam album “Konser Rakyat” dilombakan dalam ajang musikalisasi puisi 2012 di Nabeshima Creativ Space (NCS). Lomba ini adalah untuk memperingati bulan bahasa dan hari Sumpah Pemuda.
Kegiatan berlangsung selama 2 hari pada Jum’at (16/11) dan Sabtu (17/11) mulai pukul 18.00 wita. “Kami mengundang masyarakat pecinta seni Untuk hadir dan menikmati acara ini,” kata Ketua Panitia Ida Bagus Darmasuta.
Peserta lomba terdiri dari 13 grup dari seluruh Bali terdiri dari kalangan pelajar, mahasiswa dan umum. Dipilihnya lagu-lagu Leo Kristi yang sangat populer di tahun 1970-an karena nilai perjuangan maupun kemampuan mengangat realitas sosial yang dipadukan sebagai sebuah puisi. Di Denpasar sendiri, terdapat penggemar fanatik yang tergabung dalam komunitas LKers yang sering mementaskan lagu-lagu tersebut.
“Ini juga untuk menumbuhkan patriotisme di kalangan anak muda melalui media seni,” kata Darmasuta. LKers sekaligus menjadi penyelenggara acara ini bersama ARTI Foundation dan pemerintah Kota Denpasar. Pemenang akan mendapatkan piala dan hadiah antara lain dari Wakil Gubernur Bali, Walikota Denpasar, Kepala Balai Bahasa Denpasar, ARTI Foundation, LKers Bali.
Total hadiah adalah sebesar Rp 10 juta. Adapun juri untuk acara ini adalah sejumlah wartawan senior Ida Bagus Martinaya, akademisi ISI Denpasar I Komang Darmayudha dan musisi Yong Sagita.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3310 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 720 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman