Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
KPK Bekerja Dibawah Tekanan Politik
BERITABALI.COM, BADUNG.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut mantan Gubernur BI Budiono berperan dalam pemberian dana talangan fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) Bank Century. Terkait hal ini, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hayono Isman menyebut KPK kini bekerja di bawah tekanan politik.
"KPK saat ini dibawah tekanan politik dari parlemen. Sepengetahuan saya pak Boediono itu orang baik-baik dan tidak pernah memanfaatkan jabatan untuk korupsi," kata Hayono, dalam keterangan resminya di hari terakhir pertemuan parlemen negara-negara yang tergabung di Organisasi Konfrensi Islam (OKI), di Nusa Dua, Bali, Jumat (23/11/2012).
Hayono Isman menyatakan ada sesuatu yang keliru jika Boediono dijadikan tersangka dalam kasus Century oleh lembaga superbody tersebut. "KPK itu di bawah tekanan politik dari parlemen jadi terpaksa KPK melakukan itu. Bagaimana orang baik seperti Boediono mau dijadikan tersangka saya tidak bisa mengerti," ujarnya.
Hayono Isman menambahkan, Jika Boediono dijadikan tersangka, maka akan berbahaya, karena orang-orang yang baik dan memiliki jabatan tidak akan berani mengambil kebijakan yang penting.
"Berbuat baik nanti akan di KPK kan. Ini khan mengerikan. Kalau pak Boediono dijadikan tersangka terus terang saya terkejut," imbuh Anggota DPR ini. Langkah yang diambil Boediono dalam menyelamatkan Bank Century, kata Hayono Isman, merupakan tindakan yang tepat untuk menyelematkan perekonomian Indonesia pada tahun 2008 agar tidak terpuruk.
Karena jika sampai tidak turun kebijakan dari Bank Indonesia kala itu, akan terjadi krisis ekonomi seperti jaman Soeharto pada tahun 2008. Sementara mantan deputi gubernur Bank Indonesia Siti Syek Fajriya yang ditetapkan tersangka oleh KPK, juga dianggap Hayono sebagai tekanan Politik. "Bu Siti itu orang baik dan sederhana, silahkan dicek aliran dana yang mengalir ke bu siti maupun kerabatnya. Kita boleh berbeda pandangan namun runtuhnya suatu negara dimulai dari kolapsnya bank-bank kecil.
Maka bank itu (Century) perlu diselamatkan supaya tidak berkembang ke bank-bank yang besar dan langkah Boediono sudah betul. Mengenai orang-orang yang menyalahgunakan kebijakan Boediono silahkan diproses hukum," tutupnya.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan