Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
KPK Bekerja Dibawah Tekanan Politik
BERITABALI.COM, BADUNG.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut mantan Gubernur BI Budiono berperan dalam pemberian dana talangan fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) Bank Century. Terkait hal ini, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hayono Isman menyebut KPK kini bekerja di bawah tekanan politik.
"KPK saat ini dibawah tekanan politik dari parlemen. Sepengetahuan saya pak Boediono itu orang baik-baik dan tidak pernah memanfaatkan jabatan untuk korupsi," kata Hayono, dalam keterangan resminya di hari terakhir pertemuan parlemen negara-negara yang tergabung di Organisasi Konfrensi Islam (OKI), di Nusa Dua, Bali, Jumat (23/11/2012).
Hayono Isman menyatakan ada sesuatu yang keliru jika Boediono dijadikan tersangka dalam kasus Century oleh lembaga superbody tersebut. "KPK itu di bawah tekanan politik dari parlemen jadi terpaksa KPK melakukan itu. Bagaimana orang baik seperti Boediono mau dijadikan tersangka saya tidak bisa mengerti," ujarnya.
Hayono Isman menambahkan, Jika Boediono dijadikan tersangka, maka akan berbahaya, karena orang-orang yang baik dan memiliki jabatan tidak akan berani mengambil kebijakan yang penting.
"Berbuat baik nanti akan di KPK kan. Ini khan mengerikan. Kalau pak Boediono dijadikan tersangka terus terang saya terkejut," imbuh Anggota DPR ini. Langkah yang diambil Boediono dalam menyelamatkan Bank Century, kata Hayono Isman, merupakan tindakan yang tepat untuk menyelematkan perekonomian Indonesia pada tahun 2008 agar tidak terpuruk.
Karena jika sampai tidak turun kebijakan dari Bank Indonesia kala itu, akan terjadi krisis ekonomi seperti jaman Soeharto pada tahun 2008. Sementara mantan deputi gubernur Bank Indonesia Siti Syek Fajriya yang ditetapkan tersangka oleh KPK, juga dianggap Hayono sebagai tekanan Politik. "Bu Siti itu orang baik dan sederhana, silahkan dicek aliran dana yang mengalir ke bu siti maupun kerabatnya. Kita boleh berbeda pandangan namun runtuhnya suatu negara dimulai dari kolapsnya bank-bank kecil.
Maka bank itu (Century) perlu diselamatkan supaya tidak berkembang ke bank-bank yang besar dan langkah Boediono sudah betul. Mengenai orang-orang yang menyalahgunakan kebijakan Boediono silahkan diproses hukum," tutupnya.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2500 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun