Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Anak Umur 7 Tahun Terdaftar Sebagai Pemilih
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Anak usia 7-8 tahun terdaftar sebagai pemilih pada Pilgub Bali 15 Mei 2013. Hal ini terungkap pada penyerahan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) dan Data Agregat Kependudukan per-Kecamatan (DAK2) dari KPUD Bali kepada parpol peserta Pemilu 2014.
Dalam Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu tercatat anak tersebut dinyatakan sudah menikah. Oleh karenanya bocah yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) tersebut berhak untuk memilih.
“Kalau dilihat dari keterangan anak itu dinyatakan sudah menikah, tapi kami akan cek langsung ke lapangan,” kata Ketua KPUD Bali, Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa,di Kantor KPUD Bali, Selasa (18/12/2012). Lanang mengajak seluruh komponen masyarakat Bali untuk berperan aktif memantau daftar pemilih pada Pilgub 2013. "Kepastian daftar pemilih merupakan legitimasi proses politik Pilgub Bali dalam bingkai demokrasi. Kita ingin legitimasi Pilgub Bali tak diciderai oleh hal-hal yang merusak tatanan demokrasi,” imbuhnya.
Menurut Lanang, pihaknya akan terus memperbaiki daftar pemilih hingga Maret 2013, sebelum ditetapkan secara resmi. Ia berharap masyarakat bisa ikut mengawasi secara langsung agar DPT yang ditetapkan nantinya benar-benar valid.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 2917 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1284 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 911 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 830 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 660 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun