Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Mafia Barang Antik Otak Dibalik Pencurian Pratima
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Mafia kolektor barang antik internasional diduga menjadi otak dari kasus pencurian pratima atau benda sakral bagi umat Hindu yang terdapat di Pura di Bali.
Sindikat kolektor barang antik tersebut diduga memanfaatkan masyarakat lokal untuk melakukan pencurian pratima di Pura yang ada di Bali dan kemudian membeli pratima hasil curian tersebut.
Ketua Majelis Utama Desa Pakraman (MUDP) Provinsi Bali Jro Mangku Gde Suwena Putus Upadesa dalam keteranganya di Denpasar mengatakan pratima di Pura di Bali selama ini menjadi incaran para kolektor dunia karena memiliki nilai sejarah yang cukup tinggi.
Selain itu, beberapa bagian dari pratima di Pura di Bali terbuat dari emas sehingga memiliki nilai ekonomi yang tinggi. “Di Bali barang antik tidak begitu terkesan ada kolektor di Bali, yang banyak orang luar, berarti setiap barang antik yang ada di sini diinginkan, dengan harga mahal juga di beli karena dia kolektor, karena ibaratnya setiap barang antik diinginkan, walaupun yang tersimpan rapi atau tersembunyi, disucikan, masa bodoh, dia tidak tahu,” ujar Jro Mangku Gde Suwena Putus Upadesa, di Denpasar(21/12/2012).
Jro Mangku Gde Suwena Putus Upadesa menambahkan kasus pencurian pratima tidak hanya merugikan masyarakat Bali, tetapi juga merupakan bentuk penodaan terhadap agama. Apalagi tidak jarang pratima yang ada di pura di Bali termasuk barang purbakala.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3581 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1329 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 923 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 848 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 697 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun